Langkah ini dilakukan untuk menata estetika pusat kota dan memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang kedatangan orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.Petugas Satpol PP memberikan imbauan secara langsung agar para pedagang menjaga kebersihan, ketertiban, dan tidak menggelar lapak di area yang dilarang atau memakan bahu jalan. Kamis (30/4/2026)
Poin Penting Sosialisasi PKL
- Penataan Lapak: Mengatur posisi berdagang agar tidak mengganggu jalur pedestrian dan fasilitas publik.
- Sterilisasi Jalur: Memastikan rute protokol di sekitar Alun-Alun Singaparna bebas dari hambatan parkir liar dan overkapasitas pedagang.
- Kebersihan Lingkungan: Mengajak seluruh PKL menyediakan tempat sampah mandiri demi menjaga keasrian taman alun-alun.
- Pendekatan Humanis: Mengutamakan dialog persuasif guna menghindari gesekan dan membangun kesadaran bersama.
Komitmen Pemerintah Daerah
- Sinergi Petugas: Anggota Satpol PP disiagakan secara berkala untuk memantau kawasan Alun-Alun Singaparna menjelang hari pelaksanaan.
- Dukungan Pedagang: Perwakilan PKL menyambut baik sosialisasi ini dan berkomitmen ikut menjaga marwah Kabupaten Tasikmalaya di mata Gubernur Jawa Barat.
Melalui penataan yang tertib, Alun-Alun Singaparna diharapkan dapat menyambut rombongan Gubernur KDM dengan representatif, sekaligus tetap memberikan ruang usaha bagi warga secara teratur. ***TIBUMTRANMAS***
Tag:
#Berita #SatpolPP #Tasikmalaya #GubernurJabar #KirabBudaya #PKL #AlunAlunSingaparna #Tibumtranmas
Berita Terbaru